cita cita young animator sahabat jurnalis

Saturday, April 16, 2011

yang nulis lagi relaksasi

 [7:14 PM, at myroom]

Look Black sky, moon, star... 'awesome'
krik..krik..krik..krik... [suara jangkik ngeramein malem yg hening]
Duduk, berdiri, Mondar-mandir, Jongkok, [ndak bisa tidur; Insomnia]
garuk-garuk kepala,
Ok..! NGeblog?! yuuuk~

Ngetik seenak jari..AKHIRNYA... jadilah.....tulisan ini.
[trimakasih buat teman saya yang mendukung untuk mempublikasikan ]




Jatuh, terpuruk, tersungkur, kebawah, landasan, terendah... 
tak kan pernah menangis !

disana ada rasa kasihan dan peduli, seolah berhasil menipu.
tatap matanya, sorot matanya, dan lirikannya!
" Bully" are they do it to me?

disitu aku 'merasa' muak,brutal,diiringi dengan lagu Bondan:

sepintas mereka bilang..
Ika berubah.  [ya kenapa?]
ika brubah .. [trus kenapa?]
ika brubah.. [emang tau aku yang dulu gimana?]

lambat laun:
aku tau aku sadar 
telat, tatib, absen, bolos, sakit, di ejek, di olok-olok, diacuhkan, dibuang,...

tak ada yang mengerti apalah yang kurasa. 
aku diam, merenung, murung, melamun, seolah itu keinginan mereka padaku.
 Alone.. siapa yang membuatku seperti ini? dia.. kenapa aku menyalahkan dia?
Oh.. No.. smakin aku brutal semakin aku terjebak..
aku diam, merenung, murung, melamun,keinginan mereka terkabul!

aku diam, merenung, murung, melamun

temanku brtanya:"ika kenapa?"
aku  menjawab: "ah.. ngga papa"

kembali bertanya:"ika kenapa?"
kembali ku  menjawab: "ah.. ngga papa"

di kembali bertanya lagi sambil mengulurkan tangannya
"ika kenapa?" dan aku hanya terdiam. 
khawatir jika dia ikut terjatuh bersamaku,
khawatir jika dia belum terlalu kuat untuk menarikku keatas.


dia kembali bertanya dan tiada bosannya bertanya:"ika kenapa?"
Aku menjawabnya dengan penuh Optimis.. dan aku yakin aku bisa dengannya
kuraih tanggannya !
bangkit, berdiri, tarik napas panjang,berlari kedepan
Allahu Akbar!!!! 

***
::shazuu my inspire::
Sejahat apapun seseorang, saya rasa, ada setitik kebaikan dihatinya'

Saat engkau marah, pernahkah ada yang bergumam 
“kenapa marah?”
di saat-saat seperti itu 
pejamkan mata dan membuang napas.
Lalu tersenyum lega saat amarah mereda


::Mugiwara K::
Ketika diri kita diliputi kesedihan dan kegundahan, 
berbuat baiklah terhadap sesama manusia, 
insyaallah kita akan mendapatkan ketentraman dan kedamaian hati.


2 komentar:

myone1way said...

nerusin yg terakhir :
berlari kedepan, tanpa kutahu..."gubrak", nabrak pintu...alamak, MALU

ika said...

:)) :)) :)) :))

lanjuting lagi:
kepala benjol berdara, pusing jalan sempoyongan, nyenggol hiasan kaca, ketauan mama, alamak Parah.........~

Post a Comment

what your opinion?